Kamus Alkitab Indonesia Abjad J


kristenpunya.com



  • JALAN MASUK :Seorang perantara dalam istana-istana dunia Timur memperkenalkan orang-orang yang mengajukan permohonan dan menjamin keaslian mereka (seperti  mengenai Barnabas di dalam surat Kisah Para Rasul 9:27,28). Gambaran Allah sebagai Raja dalam Perjanjian Lama (Mazmur 47:1-10) mengemukakan kepada para penulis Perjanjian Baru persoalan mengenai Prosagoge atau jalan masuk orang-orang berdosa ke dalam kehadiran-Nya. Mereka tidak mempunyai hak yang bebas untuk mengadakan pendekatan secara pribadi, dan setiap orang hanya akan memperoleh jalan masuk hanya melalui Kristus (Roma 5:2: Efesus 2:18, 3:12: 1 Petrus 3:18). Kematian Kristus-lah yang telah melenyapkan perseteruan (Efesus 2:16), dan mengizinkan orang - orang percaya dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia (Ibrani 4:16). 


  • JALAN TUHAN : Kehendak TUHAN yang harus dipatuhi umat-Nya. Yesus Kristus adalah jalan (Yohanes 14:6). "Jalan TUHAN ” dalam Kisah Para Rasul adalah sebutan untuk jemaat yang dapat diartikan sebagai ajaran dan cara hidup orang Kristen. 

Menurut Kisah Para Rasul 9:2, Kisah Para Rasul 19:9, 23, Kisah  Para  Rasul 22:4 dan Kisah  Para  Rasul 24:14,22 "Jalan TUHAN ” adalah sebutan tertua untuk gereja. Sebutan itu adalah perluasan pemakaian kata 'jalan” yang terdapat dalam Perjanjian Lama.

Di dalam surat Yesaya 40:3 dan ayat 10 serta 11, di situ umat Allah kelihatan dipimpin di Jalan Allah. 'Jalan TUHAN dapat juga diterangkan berdasarkan Matius 7:14 sebagai jalan menuju keselamatan, dan nampaknya Yohanes 14:6 mempengaruhinya. Yesus menyatakan diriNya inti 'Jalan' yang menghubungkan manusia dengan Allah.


  • JARUM, LOBANG JARUM : Dalam tiga Injil (Matius 19:24, Markus 10:25 dan surat Lukas 18:25) kita mendapati pernyataan TUHAN Yesus: "Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah”. Bentuk kata-kata ini, yang terkenal dalam tulisan-tulisan rabi, menandakan sesuatu yang baik sangat tidak lazim, maupun sangat sulit, dalam talmud Israel 'seekor gajah lewat melalui lobang jarum' dua kali dipakai mengenai sesuatu yang tidak mungkin, dan seekor unta digambarkan sebagai menari-nari dalam suatu takaran kecil gandum. Beberapa ahli menafsirkan "lobang jarum' sebagai hunjukan pada suatu gerbang sempit untuk pejalan kaki, tapi tidak ada bukti historis yang mendukungn


  • JELAI : (Ibrani : seora, Yunani : krithe). Padi-padian dari jenis Hordeum yang dapat dimakan. Jenis-jenis yang dibudidayakan mungkin berasal dari jenis liar Hordeum spontaneum, yang masih tumbuh di Palestina dan sekitarnya yang masih ada masa Alkitab dan masa kini juga. 

Jelai termasuk makanan utama di Palestina (UIangan 8:8) teristimewa bagi masyarakat (Rut 2:17, Yehezkiel 4:9, Yohanes 6:9. Batas usia pertumbuhan jelai lebih singkat dari gandum, dan jelai dapat berkembang di tanah yang kurang subur. Jelai terkadang disediakan juga untuk makanan kuda dan ternak (1 Raja - Raja 4:28) dan juga penguat rasa pada minuman bir atau anggur seperti jelas terbukti pada cawan-cawan orang Filistin. Dalam Hakim-hakim 7:13 kelihatannya jelai melambangkan Israel yang telah diperbaharui. Hidangan jelai sebagai korban kecemburuan (Bilangan 5:15) yang menunjukkan, bahwa kesucian dan keaslian seseorang. 



  • JEMAAT : Persekutuan orang - orang yang percaya kepada Yesus Kristus, baik yang di satu tempat maupun keseluruhan persekutuan umat Kristen. Juga disebut Tubuh Kristus yang didiami Roh Kudus. Dalam bahasa Yunani ' ekklesia ' berarti perkumpulan orang - orang yang dipanggil dan dipilih TUHAN. Pada zaman Paulus banyak jemaat dipimpin oleh para penatua dan diaken, sedang kadang - kadang terdapat juga seorang penilik jemaat. 


  • JENANG, PENJENANG : Dalam bahasa Ibrani 'melzar', mungkin d turunkan dari kata Babilonia massar (“mengawasi”). Kata ini menunjuk kepada petugas bawahan yang harus mengurus Daniel dengan teman-temannya (Daniel 1:11, 16). Beberapa naskah kuno mengartikan kata Ibrani itu sebagai nama diri tapi Terjemahan Bahasa Indonesia menganggapnya suatu gelar.


  • JERAMI : (bahasa Ibrani : teven, bahasa Arab : tibn). Batang gandum atau jela yang sudah diirik. Abu irikan ialah abu yang dihembuskan angin sesudah gandum diirik. Sekam adalah sisa batang gandum yang tinggal di tanah, sesudah masa menuai, misalnya dalam surat Ayub 21:18, Mazmur 1:4, Mazmur 35:5, Yesaya 17:13, Yesaya 29:5, Yesaya 41:15, Hosea 13:3. Di dalam bahasa Aram menggunakan kata 'ur' yang terdapat dalam Daniel 2:35. Kadang-kadang kata itu dikenakan dalam arti kiasan sehubungan dengan ajaran yang dangkal atau salah, dan dengan nasib orang jahat yang tak terelakkan dan yang tidak dapat terhindar dari hukuman. 

Jerami yang dicincang dan dicampur bahan makanan yang lebih keras, menjadi makanan kuda, keledai dan unta (Kejadian 24:32, Hakim-hakim 19:19: 1 Raja - Raja 4:28). Di Mesir jerami dicampur dengan tanah liat untuk membuat batu bata, yang biasanya digunakan membangun rumah orang miskin. Sewaktu pekerjaan orang Israel sudah terlalu berat, mereka diharuskan lagi mencari sendiri pangkal jerami, sehingga beban mereka hampir tak tertahankan (Keluaran 5:7-8). Jerami masih dipakai sebagai bahan baku dengan tanah liat, untuk membentuk bermacam-macam benda kerajinan tangan dengan membakarnya. Pada masa perdamaian zaman Mesias nanti, singa tidak lagi memangsa daging, tapi akan makan jerami (Yesaya 11:7, Yesaya 65:25). Nasib terakhir Moab dilukiskan sebagai jerami yang diinjak-injak di lubang kotoran manusia (Yesaya 25:10). 



  • JERAT, PERANGKAP : Suatu alat, biasanya diberi umpan, untuk menangkap burung atau binatang lain. Kata Ibrani : 'pakh' secara harfiah dipakai untuk perangkap burung saja ( Mazmur 124:7: Amsal 7:23, Pengkotbah 9:12,  Amsal 3:5). Dalam Amsal 3:5 disebut dua macam perangkap, yakni perangkap yang mengikat burung tangkapan di tanah, dan perangkap yang jeratnya mencekik leher burung dan melenting ke atas. Umumnya pakh dipakai sebagai kiasan, misalnya di dalam surat Yosua 23:13, Ayub 22:10, Mazmur 119:110. Kata Ibrani mogesy, barangkali artinya 'penembus/penjerat' dipakai hanya dalam Ayub 40:19 secara harfiah, mengandung arti bahwa kuda Nil tak dapat ditangkap dengan jerat. Pemakaian mogesy sebagai kiasan muncul dalam Kejadian 10:7: Yesaya 8:14, Mazmur 64:6, 2 Samuel 22:6, Keluaran 23:33: Amsal 20:25, Amsal 22:25. Kata-kata Ibrani yang lain yang dipakai dalam arti kiasan ialah matsod, "alat pemburu' (Pengkotbah 7:26), dan kata turunan jaring(Yehezkiel 12:13, Yehezkiel 17:20) keduanya dalam terjemahan bahasa Indonesia memiliki arti 'perangkap”. 

Dalam Kitab-kitab Apokrifa 'jaring' (bahasa Yunani :pagis) dipakai berkaitan dengan kambing hutan (Eklesiastikus 27:20) dan juga dalam arti kiasan (Eklesiastikus 9:3, 13: 27:26, 29). 

Dalam Perjanjian Baru kata Yunani pagis muncul hanya dalam Lukas 21:34 dipakai dalam arti harfiah, membandingkan kedatangan TUHAN Yesus yang tiba-tiba seperti jerat bingkas. Pagis dalam arti kiasan terdapat dalam Roma 11:9, 1 Timotius 3:7, 6:9: 2 Timotius 2:26. 

Di Mesir, sekarang masih dipakai jerat yang di antaranya mirip jerat kuno: jaring bingkas, papan bingkas di atas lobang, kotak bingkas, jerat bingkas, penjepit dengan dua bilah untuk menjepit leher binatang, dan kandang yang pintunya dapat cepat jatuh setiap bingkas. 



JINTAN : Dalam Yesaya 28:25, dan ayat 27 disebut dua macam tanaman yang harum baunya, dalam bahasa Ibrani 'kammon' dan 'getsakh'. Dalam Terjemahan Bahasa Indonesia jintan putih dan jintan hitam, bahasa Latin Cuminum cyminum dan nigella sativa yang merupakan bumbu khas yang disukai oleh orang Yunani dan orang Roma. Kedua bumbu itu masih dipakai sekarang dalam masakan Asia Barat, terutama bijinya yang diambil dari pohonnya dengan memakai tongkat. Rempah-rempah ini dipakai untuk menambah rasa enak, khususnya selama puasa, jintan mempunyai khasiat menyembuhkan dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung, membunuh sel - sel kanker dan meningkatkan jumlah ASI. Ahli Taurat dan golongan Farisi, yang membayar persepuluhan yang dikatakan oleh Yesus mengabaikan hal-hal yang paling penting di dalam kehidupan ini (Matius 23:23). 



  • JUMBAI.: Menurut Ulangan 22:12, orang Israel harus membuat tali yang terpilin pada ke-empat punca kain penutup tubuh mereka. Pada punca jumbai-jumbai itu haruslah dibubuhkan benang ungu kebiru-biruan (Bilangan 15:38-39). Jumbai itu mengingatkan mereka pada segala perintah TUHAN sehingga mereka melakukannya. Tugu-tugu memperlihatkan orang Ibrani dan orang lain memakai jubah berjumbai. Pada zaman Perjanjian Baru orang yang ingin memperagakan kesalehan memakai jumbai yang panjang (Matius 23:5)


  • JURANG MAUT : Istilah bahasa Yunani abyssos (lobang yang tak ada dasarnya) terdapat 9 kali disebutkan dalam surat Perjanjian Baru, mengenai tempat setan-setan (Lukas 8:31), tempat orang mati (Roma 10:7), dan mengenai suatu tempat siksaan (Wahyu 9:11).

  • JURANG YANG TAK TERSEBERANGI : Dalam bahasa Yunani 'chasma' (dari chaind, ' menguap”), hanya terdapat dalam Lukas 16:26. Kadang-kadang dikatakan bahwa para rabi percaya akan pemisahan jiwa orang-orang benar dari jiwa orang-orang jahat di tempat yang berbeda-beda di dalam dunia orang mati. Letak tempat-tempat itu sedemikian rupa sehingga penghuninya dapat saling melihat, tapi tidak ada sarana penghubungnya. Namun bukti tentang benarnya kepercayaan itu dan arti yang demikian tidaklah banyak. Lagipula perlu diingat bahwa masyarakat Asia Barat cenderung memakai kiasan dan gambaran, khususnya bila menguraikan pokok seperti pokok perumpamaan ini, yang sering nampak dalam tulisan klasik kuno. Perumpamaan ini mengajarkan pula bahwa jurang tersebut ada dalam dunia ini, dimana keadaan Lazarus dan orang kaya itu terbalik. Jurang itu memaksudkan perbedaan sikap, kalau tidak, orang akan menganggap bahwa kekayaan pada dirinya adalah jahat, yang memang tidak cocok dengan Alkitab. Cerita ini mengingatkan perbedaan orang percaya dari orang yang tidak percaya, baik dalam dunia ini maupun dalam dunia yang akan datang, suatu ajaran yang lermasuk ajaran inti Injil.



Belum ada Komentar untuk "Kamus Alkitab Indonesia Abjad J"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel