Kamus Alkitab Indonesia Abjad S


kristenpunya.com



  • SABAT : Hari ketujuh, hari istirahat untuk orang Israel, berdasarkan Keluaran 20:8-11. Juga disebut tanda perjanjian TUHAN ( Keluaran 31:12-17 ). 

Kata sabat berasal dari bahasa Ibrani yang diambil dari kata syabbat, yang memiliki sinonim kata dengan syavat, yang artinya melepaskan, berhenti.

Sabat merupakan bagian dari Sepuluh Hukum yaitu perintah atau hukum yang ke empat

 Alkitab menetapkan bahwa satu dari tujuh hari harus diindahkan sebagai hari suci bagi Allah.

Hukum keempat tersebut memerintahkan untuk mengindahkan hari Sabat. Kitab surat Kejadian tidak pernah menyebut sabat terpisah dari penciptaan. Namun ada singgungan tentang jangka waktu 7 hari ( Kejadian 7:4 dan 10 , Kejadian 8:10 dan 12 , Kejadian 29:27 ). Dapat dicatat kisah Ayub yang menceritakan tujuh orang putranya mengadakan pesta masing-masing pada harinya sendiri-sendiri, ini diiringi doa - doa dan korban - korban oleh Ayub demi anak-anak itu (Ayub 1:4, 5). Kegiatan ini bukan hanya satu kali saja, melainkan kegiatan yang dilakukan bsecara teratur. Hal ini mungkin merupakan petunjuk ibadah pada hari pertama dalam putaran suatu kurun hari. Setidak-tidaknya prinsip bahwa satu hari dari seminggu atau tujuh hari dikuduskan bagi TUHAN.

Dalam Keluaran 16:21-30 disebut secara langsung tentang sabat yang dikaitkan dengan pemberian 'manna . Hari Sabat dinyatakan sebagai anugerah dari TUHAN yang digunakan demi kepentingan bangsa Israel agar orang Israel memberi waktu untuk istirahat

Sebagai TUHAN dari sabat, Yesus Kristus pergi ke sinagoge pada hari Sabat, sesuai kebiasaan-Nya (Lukas 4:16). TUHAN Yesus memperingati sabat sesuai peraturan Perjanjian Lama demi mengindahkan hari itu sebagai hari suci bagi TUHAN. 

Dalam ketidaksetujuan-Nya dengan orang Farisi (Matius 12:1-14: Markus 2:23-28, Lukas 6:1-11) TUHAN Yesus menunjukkan kepada masyarakat Yahudi atas kesalahpahaman mereka mengenai perintah-perintah yang ada dalam Perjanjian Lama. Mereka telah membuat pengudusan sabat lebih keras daripada yang diperintahkan Allah sendiri. Tidak salah makan pada hari Sabat, sekalipun makanan itu harus didapat dengan memetik gandum di ladang. Juga tidak salah berbuat baik pada hari Sabat. Menyembuhkan adalah perbuatan belas kasihan, dan TUHAN dari hari Sabat itu penuh belas kasihan (lihat juga dalam Yohanea 5:1-18 ,  Lukas 13:10-17, dan Lukas 14:1-6). 

Pada hari pertama TUHAN bangkit dari kematian, justru orang Kristen berkumpul pada hari itu untuk beribadah kepada Kristus yang bangkit (Wahyu 1:10). Hari ini adalah hari TUHAN, dan dengan demikian adalah sabat yang telah ditetapkan pada penciptaan. 

  • SADUKI : Suatu golongan pemimpin agama Yahudi, yang sebagian besar terdiri dari imam - imam. Mereka mendasarkan pengajarannya pada kelima kitab Musa dan menolak segala adat istiadat yang ditambahkan kemudian. Mereka tidak percaya kepada kebangkitan dan adanya malaikat. Terhadap kebudayaan Yunani golongan ini sangat terbuka. 

  • SAKSI : Orang - orang beriman yang memberi kesaksian tentang Injil Yesus Kristus, khususnya tentang kebangkitanNya ( Kisah Para Rasul 2:82: 4:33 ), Wibawa saksi terjamin oleh Roh Kudus ( Kisah Para Rasul 1:8 ,   5:32).

Bahasa Ibrani : 'ana (harfiah,” menjawab”), dalam bahasa Yunani menggunakan kata martureo, dan kata-kata yang berakar padanya martus, marturia dan marturion. Saksi merupakan orang yang memberi kesaksian tentang sesuatu yang telah dilihat. Hanya dalam Yesaya 8:16, 20 kesaksian dipisahkan dari saksi, dan kata Ibraninya di situ ialah uda, kata yang jarang dipakai. 

Kesaksian adalah tanggung jawab berat, teristimewa dalam kasus yang diancam dengan hukuman mati. Apabila terbukti tertuduh bersalah, maka para saksi memimpin regu pelaksana hukuman mati itu (lihat Kisah Para Rasul 7:58). 

Para rasul adalah saksi-saksi utama tentang hidup dan kebangkitan Kristus (Yohanes 21:24 , Kisah Para Rasul 1:22 , 2 Petrus 1:6). Dalam gereja purba kata Yunani martus menjadi terbatas, terutama untuk menyebut mereka yang setia dalam imannya kepada TUHAN kendati sampai mati sekalipun. Penggunaan kata itu dalam arti demikian dikenal di Indonesia sebagai martir. Dalam dunia Kristen modern, "kesaksian' berarti cerita tentang apa yang dikerjakan Kristus atas hidup seseorang, menjadi pengalaman pribadi orang itu.


  • SAMARIA : Ibukota kerajaan Israel Utara sejak raja Omri ( 1 Raja - Raja 16:24 ). Pada tahun 722 Sebelum Masehi direbut tentara Asyur ( 2 Raja - Raja 17:5 ), Penduduknya dicampur dengan bangsa bangsa lain, sehingga juga agama dicampur ( 2 Raja - Raja 17:24-41 ). Dalam Perjanjian Baru Samaria adalah daerah di antara Galilea (Utara) dan Yudea (Selatan). Penduduknya dibenci oleh orang - orang Yahudi karena perbedaan agama dan kebiasaan. 

  • SANGKAKALA : Dibuat dari tanduk domba jantan, dipakai dalam persiapan perang dan dalam ibadah.


  • SAULUS : lihat PAULUS

  • SELA : Petunjuk musik dalam kitab Mazmur. Barangkali artinya: pause, istirahat. 

Disebut 71 kali dalam Mazmur dan 3 kali dalam surat Habakuk 3:3, ayat 9 dan ayat 13, "mazmur kecil”). Karena semua kata sela yang tertulis di dalam Alkitab menyebut jenis lagu atau nyanyian pada judulnya, kecuali Mazmur 41 dan Mazmur 81, maka umumnya disetujui bahwa sela pasti merupakan tanda musik atau liturgi. Berikut ini beberapa pengertian sela, antara lain :

1. Petunjuk musik bagi para penyanyi dan atau orkes untuk lebih keras, misalnya dalam bernyanyi.

2. Tanda liturgi (salal = mengangkat doa'), suatu tanda mengangkat suara atau tangan saat berdoa. Itu mulai digunakan pada masa pembuangan sehubungan dengan mazmur-mazmur yang dipakai pada kebaktian umum, pada saat imam akan mengucapkan doa berkat, kebaktian bila tiba pada titik ini mengisyaratkan bagi seluruh umat supaya membungkukkan diri. 

2. Kata sela" atau has-sela' berarti "batu karang”, digunakan bagi tempat apa pun yang berbatu karang. 

Obaja, dalam kutukannya atas Edom, menunjuk mereka yanng tinggal di celah-celah batu karang (Sela, Obaja 1:3). Acuan lain tentang "batu karang” dalam Hakim - hakim 1:36, 2 Tawarikh 25:12: dan Yesaya 42:11 menunjuk tempat yang sama. 


  • SERAF : Makhluk - makhluk sorgawi yang berada di sekeliling takhta Allah ( Yesaya 6 ). 


Makhluk sorgawi ini hanya tertulis dalam surat Yesaya 6 (Yesaya 6:2 dan Yesaya 6:6), suatu permulaan penglihatan nabi Yesaya. Para serafim dengan kerub-kerub dan roda-roda bertugas menjaga takhta Allah. Makhluk-makhjuk sorgawi ini dilihat oleh Yesaya berbentuk manusia, yang memiliki enam sayap, tiga di kanan dan tiga di kiri, dua sayap menutupi wajah mereka, dua sayap menutupi kakinya dan dua sayap untuk terbang. Para serafim ini, tempatnya bersemayam di atas takhta Allah, memimpin upacara ibadah kepada Allah. Salah satu dari makhluk ini menyerukan berulang-ulang suatu lagu yang dicatat Yesaya sebagai, 'Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta Alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya.

Begitu hebatnya kegiatan ibadah ini, sehingga ambang Bait Allah bergoyang, dan seluruh tempat suci penuh asap. Nabi Yesaya merendahkan dirinya di hadapan Allah dan mengakui kejahatannya. Lalu salah satu serafim itu terbang membawa sebuah bara dari mezbah menjumpai dia, dan sambil melakukan gerakan penyucian diberitahukannya kepada Yesaya, bahwa dosa Yesaya sudah diampuni dan kesalahannya sudah dihapuskan. 

Nampak bahwa bagi Yesaya serafim ini merupakan segolongan malaikat, dengan tanggung jawab khusus melakukan penjagaan dan ibadah tertentu. Tapi kelihatannya mereka adalah makhluk moral tersendiri, yang memberi gambaran anthropomorphism makhluk hidup selain manusia. Kualitas moral mereka secara khas digunakan melayani Allah, dan kedudukan mereka sedemikian rupa sehingga mereka melakukan pelayanan pendamaian, dan bersama - sama meninggikan Allah yang Maha Tinggi.


  • SETAN : Juga dipakai dalam bentuk jamak. Kuasa jahat yang dapat merasuki orang sehingga ia menjadi sakit. Beelzebul atau Iblis dianggap sebagai penghulu setan ( Matius 9:34: 12:24 ). Yesus dan murid - muridNya mempunyai kuasa untuk mengusir setan - setan sehingga orang yang tadinya kerasukan setan sembuh kembali. Bandingkan juga Roh - roh jahat. 

  • SIDON : Kota utama di daerah pesisir Fenisia, di sebelah utara Palestina. Sering disebut serentak dengan Tirus. 

Sidon ialah kota Fenisia yang pertama kali dibangun dan menjadi kubu pertahanan utama bangsa Kanaan (Kejadian 10:19, 1 Tawarikh 1:13). Selama beberapa abad pelabuhan ini dalam kekuasaan wangsa Mesir yang ke-18 hingga abad ke 19. Karena menciutnya kekuasaan militer Mesir, kota itu memberontak sewaktu Zimri menjadi penguasanya sekitar kira - kira tahun 1390 sebelum Masehi, sewaktu ada usaha untuk merebut kampung Dor di Sidon, timbullah perang dengan orang Filistin, yang merebut Sidon kira - kira 1150 sebelum Masehi, dan penduduk kota ini melarikan diri ke Tirus. Tapi kota itu cukup kuat untuk menentang Israel (Hakim - hakim 10:12) dan selama suatu masa penjajahan yang kuat, usaha penduduknya untuk bermukim di Lais di Yordan Hulu berujung mengalami  kegagalan (Hakim - hakim 18:7 dan 27). 

Perlawanan terhadap pengembangan kekuasaan Fenisia timbul juga dari pihak bangsa Asyur, yang pada pemerintahan Tiglat-Pileser I, kira - kira tahun 1110 sebelum Masehi mulai mengharuskan upeti dari pelabuhan - pelabuhan, termasuk Sidon. Asyurnarsipal II (kira - kira tahun 880 sebelum Masehi) menyatakan kota itu menjadi kota taklukannya, dan pada tahun 841 sebelum Masehi bergeraklah Salmaneser III untuk menerima upeti dari Tirus, Sidon dan Israel, dan melukiskan peristiwa ini di gerbang-gerbang kuilnya di Balawat (sekarang di Museum Britania). Tuntutan-tuntutan orang Asyur bertambah-tambah dan orang Sidon memberontak. Maka Tiglat-Pileser III menaklukkan Tirus dan Sidon pada tahun 739-738 yang sudah dinubuatkan sebelumnya dalam surat Zakharia 9:2 kepada zaman sekarang ini untuk wilayah Sidon. 

Waktu Sanherib bergerak dalam suatu serangan yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya (Yesaya 23:2-12), larilah dia  dan mati di pembuangan, diganti oleh Etbaal, sewaktu Sidon Besar dan Sidon Kecil telah ditaklukkan. 

Setelah Sanherib mati, Sidon masih juga memberontak,namun Esar-Hadon menyerang Sidon dan membunuh penguasanya, yaitu Abdi-Milkuti. Ia menjarah pelabuhan itu dan memindahkan penduduknya ke Kar-Esar-Hadon, dan para tahanan dari Elam dan Babel untuk mengganti penduduk yang sudah dipindahkan itu. 


  • SIMON : lihat PETRUS 

  • SION : Mula mula bagian selatan dari bukit Timur yang direbut Daud ( = kota Daud, 2 Samuel 5:7 ), Di sebelah utaranya kemudian Salomo membangun Bait Allah, sehingga di kemudian hari seluruh daerah itu dinamai Sion. Akhirnya Sion menjadi searti dengan Yerusalem. “Puteri Sion” berarti para penduduk Yerusalem.

  • SIWON : lihat BULAN


  • SKIT: Suatu bangsa biadab dari daerah Laut Hitam. Nama Skit dipakai searti dengan Barbar dalam Kolose 3:11.

Suatu suku bangsa penunggang kuda, pengembara dan ahli perang dari Siberia Barat yang mendiami daerah Laut Hitam-Kaspi sekitar tahun 2000 sebelum Masehi. Pada akhir abad 8 sebelum Masehi mereka pindah ke Persia Utara dan Urartu, menggusur orang Kimer ke arah barat. Usaha mereka yang mula-mula untuk maju ke barat daya ditahan oleh Sargon II dari Asyur (727-705 sebelum Masehi). Tapi menurut Herodotus, orang Skit menguasai Persia Barat selama 28 tahun melalui sejumlah operasi militer. Mereka membantu Asyur melawan orang Media, membebaskan Niniwe sekitar tahun 630 sebelum Masehi, walau kemudian mereka menyerang Haran dan menyerbu Palestina, dan berhenti menyerbu Mesir setelah Psammetichus I menyuap mereka. 

Peristiwa ini berkaitan erat dengan nubuat Yeremia (Yeremia 47) dan Zefanya, tapi hanya ada sedikit acuan tentang orang Skit dalam naskah-naskah pada zaman itu.


  • STADIA : Satuan ukuran panjang, kurang lebih 200 meter.


Kata stadia hanya sekali ditulis dalam Alkitab yaitu dalam kitab surat Wahyu 21:16.

Wahyu 21:16

Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. 

Karena gelombang perlombaan di Olimpia memiliki panjang kira - kira 200 meter, maka kata tersebut dipakai untuk gelanggang seperti dalam 1 Korintus 9:24, dari kata stadia ini muncul kata stadium dalam bahasa Inggris dan kata stadion dalam bahasa Indonesia.


  • SUKAT : Ukuran isi sebesar kurang lebih 12 liter.

  • SUNAT : Tanda, bahwa seorang sudah terhisab dalam perjanjian dengan Allah. Dilakukan pada tubuh setiap anak laki - laki di Israel pada umur delapan hari ( Kejadian 17: 9 - 14 ). " Orang - orang yang tidak bersunat" berarti : bangsa - bangsa bukan Israel ( misalnya Galatia 2:7 ).

Pada surat Keluaran 4:25, Yosua 52 dan Kejadian 17 menyajikan tiga catatan penting yang berbeda mengenai asal sunat. Surat Keluaran 4:25 dan ayat berikutnya dapat dimengerti bahwa menyunat anak sudah menjadi kebiasaan, dan Yosua 5:5 menyatakan bahwa semua yang meninggalkan Mesir sudah disunat. Karena itu Kejadian 17 sebagaimana dengan judul perikop pasal tersebut bahwa sunat sebagai tanda perjanjian Allah dengan Abraham, maka pasal ini menjadi satu-satunya pedoman Alkitab mengenai sunat Israel yang tidak boleh diabaikan, terlebih zaman sekarang yang banyak meninggalkan sunat karena salah pemahaman akan pernyataan Rasul Paulus dalam Perjanjian Baru. Sunat dihisabkan ke dalam ajaran Musa terkat dengan Paskah (Keluaran 12:44), dan diteruskan sepanjang zaman Perjanjian Lama (misalnya Yeremia 9:25, 26). 

Sunat menjadi ciri dasar ajaran Yudaisme dalam Perjanjian Baru yang menimbulkan pertentangan pada zaman para rasul. Semua warga orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru mengkaitkan sunat dengan Musa sebegitu rupa, sehingga seolah - olah mereka melupakan sunat sebagai perjanjian Allah dengan Abraham, bapa leluhur bangsa Yahudi atau Israel (Kisah Para Rasul 15:1, 5 Kisah Para Rasul 21:21, Galatia 5:2, dan 3.

TUHAN Yesus juga mengingatkan hal itu kepada para pengikutNya (Yohanes 7:22). Rasul Paulus menekankan bahwa yang tak dapat diterima agama Kristen adalah pandangan umum yang menghubungkan sunat dengan Musa ( Galatia 5:2,3 dan 11 ) serta  senantiasa mengarahkan umat Kristen kembali kepada Abraham (Roma 4:11 dan Roma 15:8 dan ayat berikutnya.

Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama mewujudkan tanda rohani, arti yang kedua, mempunyai arti kebangsaan, sebagai ciri warga atau orang Israel, dan arti yang ketiga adalah mengenai kebersihan dan kesehatan, karena tidak sunat akan menimbulkan bau yang sangat tajam dan kotor, namun arti yang ketiga ini hanya suatu pandangan belaka, yang tidak ada tertulis dalam Alkitab.

Namun point penting mengenai sunat adalah jika sudah melakukan sunat secara lahiriah maka jangan mengabaikan hal - hal yang batiniah yang baik dan benar, jangan malah mengabaikan dua - duanya, yaitu tidak sunat lahiriah sekaligus tidak berperilaku yang baik dan benar.


  • SYEBAT : lihat BULAN

  • SYIKAL : Ukuran timbangan sebesar 11,4 gram. Biasanya dipakai untuk ukuran jumlah uang. " Syikal kudus "ialah syikal ( timbangan ) yang utuh, yang disimpan di dalam Kemah Suci ( Keluaran 30:13 )

Kata syikal berasal dari kata syeqel, dari bahasa Ibrani yang biasa digunakan sebagai timbangan dasar nilainya tidak sama antara daerah yang satu dengan yang lainnya.

Syikal raja, ditetapkan dengan "timbangan raja" (2 Samuel 4 26), adalah suatu standar yanog juga dikenal di Babel. Mungkin ini adalah 'syikal berat” dari Ras Syamra. Timbangan yang ditemukan di Gibeon, Gezer, Megido dan Te | zn-Nasbe memperlihatkan suatu syikal 'berat” dengan bobot 12,5-12,88 gram, yaitu kira - kira 13 gram. 

- Syikal yang lazim sering digunakan untuk menimbang barang-barang logam (1 Samuel 17:5: berat baju zirah Goliat adalah 5.000 syikal — 56,7 kg), bahan makanan (2 Raja- raja 7:1: Yehezkiel 4:10), dan biasanya emas dan perak, dengan demikian menyatakan penggunaannya sebagai alat pembayaran. Uang mata perak (sig/oi) baru dipakai dalam pemerintahan Darius 1.

50 timbangan yang memiliki cap atau tanda dari satu syikal atau perkaliannya ke atas memperlihatkan suatu variasi dari 11,08 — 12,25, rata-rata 11,38 gram. Ini sama dengan perhitungan yang didasarkan pada timbangan bertera dari timbangan yang lebih kecil, yang memperkuat kemungkinan adanya devaluasi syikal dengan berat sebanyak 11,7-11,4 gram pada masa sesudah pembuangan.

- Syikal Bait Allah atau 'syikal tempat kudus' (Keluaran 30:13, Imamat 5:15, dan lain - lain) adalah sama dengan 1 beka atau 0,5 syikal (Keluaran 38:26) dan sama dengan 20 gera (Yehezkiel 45:12), walaupun kemudian dengan devaluasi menjadi sama dengan 14 syikal (Nehemia 10:32), digunakan menimbang bobot 9,28-10,5 gram, yaitu kira - kira 10 gram turun ke bawah sampai kira - kira 9,8 gram


Belum ada Komentar untuk "Kamus Alkitab Indonesia Abjad S"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel