Kamus Alkitab Indonesia Abjad U


https://www.kristenpunya.com

UKUPAN : Bagian dari persembahan yang mahal yang sifatnya sebagai bentuk pengakuan akan Allah. Di antara bangsa Israel hanya para imam yang diperbolehkan mempersembahkan korban ukupan kepada Allah bersamaan dengan memberikan kepada Musa segala petunjuk-petunjuk kepada Harun, kakak Musa. Petunjuk-petunjuk ini mencakup peraturan-peraturan yang tegas mengenai pemakaian ukupan di tempat kudus (Imamat 16:12). 

Ukupan dibakar dalam tempat bara apib atau bokor, kata-kata asli yang  menjadi bagian dari ukupan seperti migteret, libanotos, thumiaterion dibuat dari emas atau tembaga, digunakan untuk membawa bara atau ukupan yang menyala (misalnya dalam surat Bilangan 16:6 dan 1 Raja-raja 7:49-50). Ukupan atau kemenyan dalam Alkitab juga sebagai lambang doa (misalnya dalam surat Mazmur 141:2, Wahyu 8:3 dan ayat lainnya). 


ULAR TEMBAGA : Dekat perbatasan Edom orang Israel yang memberontak kepada TUHAN mengalami  penderitaan dan kematian akibat pagutan ular yang membawa maut sebagai hukuman dosa mereka, dan memohon kepada Musa agar mendoakan mereka di hadapan Allah, untuk menyelamatkan mereka dari pagutan ular itu. Allah menyuruh Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya di atas tiang (Terjemahan Bahasa Indonesia), sehingga setiap orang yang dipagut ular bila memandang kepada ular tembaga itu akan dapat hidup (Bilangan 21:4-9, 1 Korintus 10:9, 11). Melalui peristiwa ini Allah memberikan kelepasan kepada umat itu dan mengajar mereka supaya sepenuhnya menggantungkan diri mereka kepada-Nya saja, baik mengenai kelepasan pada saat itu maupun sebagai pedoman untuk hari ini dan hari berikutnya. 

Beberapa abad kemudian ular tembaga itu dimusnahkan oleh Hizkia, raja Yehuda, waktu ia membuang semua benda berhala dan membasmi kebiasaan memuja berhala-berhala, karena umat itu telah memperlakukan ular tembaga yang selalu disimpan para imam - imam bangsa Israel pada saat itu dimanfaatkan sebagai sumber pemujaan berhala, dengan membakar dupa bagi ular tembaga itu (2 Raja-raja 18:4). Ungkapan wayyigra' lo nkhusytan berarti: "ia (Hizkia) menyebut Nehustan (artinya 'hanya sedikit dari tembaga”), atau "itu disebut Nehustan” (artinya oleh umat Israel sejak dahulu). Dalam kedua hal itu ungkapan tersebut merupakan sindiran terhadap nakhasy-n'khosyet, 'ular tembaga”, dua kata Ibrani yang bunyinya sama. Makna ular dalam agama kafir di sekitarnya membuat tindakan Hizkia itu dianggap baik dan bijak dan dipandang perlu. 
Berbicara tentang penyaliban-Nya yang akan datang, ular tembaga ini disebut oleh Yesus Kristus, yang ditinggikan sehingga orang dapat memandangnya, dan yang memandangnya akan hidup, guna melukiskan betapa besarnya arti salib Kristus bagi semua orang.
Setiap orang yang percaya kepada Yesus sama dengan meninggikan TUHAN Allah si atas kayu salib karena  semua dosa umat manusia. (Yohanes 3:14).


  • UNSUR - UNSUR DUNIA : Kata Yunani sebenarnya berarti: abjad, jadi pokok atau unsur pertama. Kemudian dikatakan tentang kuasa - kuasa yang memelihara dunia ini. Tetapi oleh kedatangan Kristus ternyata bahwa unsur - unsur atau roh - roh dunia ini lemah dan miskin ( Galatia 4:9 ), namun memperhambakan manusia ( Galatia 4:3 ). Orang - orang Kristen bersama Kristus sudah mati dan bebas, dari pengaruh roh - roh dunia itu ( Kolose 2:20.



URAPAN : Dalam Perjanjian Lama orang atau benda diurapi untuk menandakan kesuciannya, atau pengkhususannya bagi TUHAN, misalnya tugu (Kejadian 28:18), tabut dan perkakasnya (Keluaran 30:22 dan ayat berikutnya), perisai (mungkin untuk mentahirkannya dalam 'perang suci' (2 Samuel 1:21, Yesaya 21:5, Ulangan 23:9 dab), raja (Hakim-hakim 9:8, 2 Samuel 2:4, 1 Raja-raja 1:34), imam besar (Keluaran 28:41), nabi (1 Raja-raja 19:16). Pentingnya pengurapan itu diperlihatkan dalam hal pertama, bahwa adalah merupakan pelanggaran kriminal bila menggunakan minyak kudus untuk pengurapan yang biasa (Keluaran 30:32-33). Kedua, oleh kekuasaan dampak pengurapan itu (mis, 2 Raja-raja 9:11-13). Walaupun teman-teman Yehu menghina seorang nabi sebagai orang gila, mereka tidak berani menentang dampak tindakannya, bahkan mereka menerima begitu saja bahwa barangsiapa diurapi menjadi raja, ia sah menjadi raja. Ketiga, pengurapan itu menghasilkan sesuatu atas yang diurapi, orang atau barang menjadi kudus (Keluaran 30:22-33) dan keramat (tak boleh dilukai, baca juga 1 Sam 24:7). 

Dasar pengurapan adalah tindakan Allah (1 Samuel 10:1). Karena itu istilah 'diurapi' dapat berarti sudah menerima karunia ilahi (Mazmur 23:5, Mazmur 92:10). Atau, sudah diberi tempat atau fungsi istimewa dalam rencana Allah (Mazmur 105:15, Yesaya 45:1). Selanjutnya, pengurapan melambangkan perlengkapan untuk pelayanan, dan dihubungkan dengan pencurahan Roh Allah(1 Samuel 10:1, 9, 1 Samuel 16:13, Yesaya 61:1, Zakharia 4:1-14




URIA : ('uriyya, 'uriayyahu, 'TUHAN lah terangku). 

1. Seorang Het, pahlawan Daud (2 Samuel 23:39, 1 Tawarikh 11:41) tinggal di Yerusalem. Namanya dan kelakuannya mengisyaratkan bahwa dia menganut agama Ibrani (baca juga surat 2 Samuel 11:11). Mencuatnya tokoh Uria dalam Alkitab terutama karena perzinaan Daud dengan LBatsyeba, istri Uria, bangsa Israel, waktu Uria bertugas sebagai tentara di bawah komando Yoab mengepung ibu kota Amon, Raba (2 Samuel 11, bandingkan dengan surat 1 Raja-raja 15:5, Matius 1:6). Rasa tanggung jawabnya yang kuat akan kewajibannya serta kesetiaannya yang bulat terhadap nasib bangsanya berbanding terbalik dengan sifat egoisme dan niat jahat Daud pada saat itu, hingga Daud memilih jalan nekad membunuh Uria dengan memakai tangan pengganti (2 Samuel 11:15). 

2. Imam Besar pada zaman Ahas. Dia disebut seorang dari dua 'saksi yang dapat dipercaya' yang diminta Yesaya menyaksikan nubuat rahasia mengenai Maher-Syalal HasyBas (Yesaya 8:2). Dipilihnya Uria untuk maksud ini berarti kesaksiannya mempunyai nilai besar dalam hati rakyat. Catatan mengenai pemerintahan Ahas dalam surat 2 Raja-raja 16 menyatakan bahwa ia lemah dan tanpa protes, menuruti petunjuk-petunjuk raja Ahas untuk melancarkan perubahan tertentu yang tidak terpuji dalam ibadah Bait Suci. 

3. Seorang nabi pada zaman Yeremia Yeremia 26:1-24.
Nabi Uria bin Semaya mendapat perlawanan yang sangat kejam dari raja Yoyakim dan dari kalangan istana Yoyakim. 

  • URIM DAN TUMIM : Dua batu undian yang ada dalam tutup dada pernyataan keputusan pada baju efod yang dipakai imam ( Keluaran 28:30 ). Dipergunakan untuk mencari tahu kehendak Allah ( Bilangan 27:21, 1 Samuel 14:41, 1 Samuel 28:6 ). 

Urim dan Tumim ditaruh pada tutupp dada Imam Besar (Keluaran 28:30, Imamat 8:8), yaitu suatu kantong yang diikatkan pada baju efod dan kadang-kadang baju efod dengan kantong ini secara bersama - sama disebut 'baju efod”. Melalui Urim dan Tumim imam dapat menerangkan kehendak Allah kepada pemimpin (Bilangan 27:21), maupun kepada umat (Ulangan 33:8 dan ayat 10).
Dalam surat Bilangan 27:21 menempatkan juga Urim dan Tumim sangat dikenal dalam sejarah Israel. Sering dikemukakan bahwa Urim dan Tumim sudah ada antara awal Zaman Kerajaan. Dengan kehadiran para nabi membuat Urim dan Tumim tidak diperlukan lagi. Musa, yang memberi peraturan dalam Bilangan 27:21 untuk zaman yang segera menyusul sesudah kematiannya, menyerahkan pemimpin umat itu pada bimbingan Urim dan Tumim, dan tatkala zaman nubuat jelas sudah berlalu, para pemimpin umat mendambakan bentuk bimbingan ini diberlakukan kembali (Ezra 2:63 dan Nehemia 7:65). 

Waktu Abyatar lari meninggalkan Daud, ia membawa efod di tangannya (1 Samuel 23:6). Efod yang dimaksud di sini haruslah baju efod milik Imam Besar disertai tutup dada, tempat Urim dan Tumim terikat, sebab baju efod dari kain lenan yang biasa dipakai para imam, tidak perlu sebutan khusus seperti itu. Waktu Daud meminta bimbingan (1 Samuel 23:9-12) ia mengajukan pertanyaan langsung guna memperoleh jawaban ya atau tidak. Hal ini mengisyaratkan bahwa peri Urim dan Tumim berbentuk undian, apakah dengan dituangkan dari kantongnya (bandingkan dengan Amsal 16:33) atau diambil oleh imam menurut cara tertentu. Dalam 1 Samuel 14 ayat 3 dan 4 hampir mirip dengan 1 Samuel 23:6 dan ayat 9, perhatikan gelar Allah yang sama, dalam ayat 10, mengisyaratkan rumusan biasa.
Tapi manusia tak dapat memaksa Allah berbicara misalnya dengan kalimat: Allah tidak menjawab dia dengan Urim(1 Samuel 28:6)
Dalam Keluaran 28:30 yang menyatakan benda - bendable itu ditaruh ke dalam kantong, menolak keterangan lama dalam hal menjawab suatu pertanyaan maka suatu suatu cahaya yang supra alami memancar dari mutiara tutup dada itu.

Belum ada Komentar untuk "Kamus Alkitab Indonesia Abjad U"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel