Kamus Alkitab Indonesia Abjad Y



https://www.kristenpunya.com/



  • YABESH - GILEAD : Satu kota Israel di sebelah timur sungai Yordan, tidak turut dalam peperangan melawan Benyamin (Hakim-hakim 21). dan karena itu menderita pembalasan yang sangat berat. Di sinilah di kemudian hari Saul membuktikan panggilannya menjadi raja dengan mengalahkan orang Amon yang waktu itu mengepung Yabesh-Gilead (1 Samuel 11). Penduduk kota itu menyelamatkan mayat Saul dari Tembok Bet Sean setelah terjadi peperangan di Gilboa (1 Samuel 31: 1 Tawarikh 10). 

Berdasarkan peta satelit wilayah Israel zaman terkini, Tel Abu Kharaz, di sebelah utara Wadi Yabis, merupakan tempat kota Yabesy-Gilead dulu (Glueck, BASOR 89. 91. 1943). Bukit yang terasing ini mendominasi daerah sekitar dan sangat kokoh dikawal benteng-benteng pada zaman Kerajaan Israel, jauhnya 3 km dari Yordan dan 15 km dari Bet-Sean. Penulis-penulis terdahulu menentukan tempat Yabesh-Gilead di lahan-lahan yang lebih sempit agak jauh dari pemukiman, dari tempat-tempat itu hanya Tel el-Maglub (di tepi sebelah utara) yang berasal dari sebelum Zaman Romawi: Glueck menyamakannya dengan Abel-Meholah, tapi adanya Tel Abu-Kharaz saja sudah membuat Maglub tempat yang tidak mungkin untuk Yabesh-Gilead dalam cerita-cerita Alkitab.


  • YABIN : (yavin, artinya : 'Allah mengerti'). 

1. Raja "Hazor, pemimpin persekutuan raja-raja utara yang dikalahkan oleh Yosua dalam suatu pertempuran, dan kemudian Yabin ini dibunuh oleh Yosua (Yosua 11:1-14). 

2. Raja Hazor lainnya (yang disebut 'raja Kanaan” dalam Hakim-hakim 4:2), yang menindas Israel dengan keras selama 20 tahun. TUHAN merendahkan Israel menjadi bangsa yang ditaklukkan karena bangsa Israel menyembah berhala-berhala. Kemenangan atau kelepasan tiba-tiba tatkala Barak dan Debora mengalahkan panglima Yabin, Sisera (Hakim-hakim 4:3-16), diabadikan dalam Nyanyian Debora (Hakim-hakim 5), yang mengakibatkan lenyapnya Yabin (Hakim-hakim 4:23-24), hal ini disinggung juga dengan ringkas dalam Mazmur 83:9.


YAHUDI, ORANG : (Ibrani : yhudi, Aram : yhudat, Yunani : youdaios Latin : yudaeaus), Pada mulanya sebutan ini  hanya pada penduduk Yehuda (2 Raja-raja 16.6), dan demikianlah dipakai naskah-naskah Asyur sejak abad 8 sebelum Masehi. Kata itu biasanya dipakal oleh non Yahudi untuk menandakan orang Ibrani keturunan Abraham pada umumnya. Dalam Terjemahan Bahasa Indonesia kadang-kadang menggunakan kata Yahudi, kadang
kadang Yehuda, misalnya dalam surat Yeremia 34:9. Kata itu juga dipakai dengan memaksudkan bahasa Semit setempat di Yehuda (2 Raja-raja 18:26 dan ayat 28, Yesaya 36:11, dan ayat 13, Nehemia 13:24). Surat Daniel 8:13 menggunakan kata Yehuda, surat Lukas 23:5 dan Yohanes 7:1 menggunakan kata Yudea. Pada zaman menjelang zaman Perjanjian Baru bentuk jamak 'Yahudi' sudah umum untuk orang - orang Israel.


  • YAHUDI, NON-YAHUDI : (Ibrani : goyim, Yunani ethne atau hellenes). Pada dasarnya goyim memiliki arti 'bangsa', tapi dalam pemakaiannya mendapat arti yang terbatas. Di dalam Perjanjian Lama pertalian semua bangsa ditekankan dalam tradisi sebagai keturunan Nuh (Kejadian 10). Dalam perjanjian Allah dengan Abraham, keturunan Abraham dibedakan dengan semua bangsa lainnya, tapi tidak dalam arti 'mengucilkan', melainkan supaya lebih spesifik dalam menggunakan istilah orang Yahudi dengan yang bukan Yahudi(Keluaran 12:2, Keluaran 18:18, Keluaran 22:18,Keluaran 26:4). Bangsa Israel menyadari dirinya sebagai satu bangsa yang secara unik dibedakan dari bangsa-bangsa lain, karena dipisahkan bagi TUHAN Allah sesudah Keluaran dari Mesir (UIangan 26:5), dan perjanjian di Sinai (Keluaran 19:6). Sejak itu, penyerahan dirinya mewarnai hubungannya dengan bangsa-bangsa lain (Keluaran 34:10, Imamat 18:24, 25, Ulangan 15:6). Orang Israel senantiasa menghadapi godaan untuk menyembah illah dan melakukan hal-hal yang menyalahi kesusilaan seperti yang sudah dipraktekkan bangsa-bangsa lain (1 Raja-raja 14: 24), sehingga dengan demikian akan mendatangkan hukuman dari Allah menimpa mereka sendiri (2 Raja-raja 17:7 dan ayat berikutnya,  Yehezkiel 5:5 dan ayat berikutnya). Sewaktu mereka kembali dari pembuangan, mereka masih merajalela akibat kejahatan orang-orang Yahudi yang menetap di Kanaan (baca juga di surat Ezra 6:21). Pergumulan yang bersinambungan untuk melawan pengaruh semua tetangganya, membuat Israel bersikap keras menolak bangsa - bangsa lain, sehingga pada zaman Kristus, bila seorang Yahudi memberi gelar ethnikos kepada kawannya berarti ia menghina, sama seperti ia menghina seorang 'pemungut cukai (Matius 18:17).
mulanya sebutan ini  hanya pada penduduk Yehuda (2 Raja-raja 16.6), dan demikianlah dipakai naskah-naskah Asyur sejak abad 8 sebelum Masehi. Kata itu biasanya dipakal oleh non Yahudi untuk menandakan orang Ibrani keturunan Abraham pada umumnya. Dalam Terjemahan Bahasa Indonesia kadang-kadang menggunakan kata Yahudi, kadang
kadang Yehuda, misalnya dalam surat Yeremia 34:9. Kata itu juga dipakai dengan memaksudkan bahasa Semit setempat di Yehuda (2 Raja-raja 18:26 dan ayat 28, Yesaya 36:11, dan ayat 13, Nehemia 13:24). Surat Daniel 8:13 menggunakan kata Yehuda, surat Lukas 23:5 dan Yohanes 7:1 menggunakan kata Yudea. Pada zaman menjelang zaman Perjanjian Baru bentuk jamak 'Yahudi' sudah umum untuk orang - orang Israel.


  • YANG MAHAKUASA : Nama Allah yang dipakai 48 kali dalam Perjanjian Lama (Kejadian 49:25, Kejadian 17:1, Ayub 5:17). Dalam terjemahan bahasa Ibrani menggunakan kata shaddai. Kata itu kadang-kadang dipakai dalam hubungan dengan 'el, 'Allah”, dan diterjemahkan 'Allah Yang Mahakuasa' atau Elshaddai (Kejadian 28:3, Yehezkiel 10:5). Dalam Perjanjian Baru kata itu terdapat 8 kali, dalam kitab Wahyu dan juga dalam 2 Korintus 6:18. 


  • YAKHIN DAN BOAS : Nama kedua tiang tembaga di muka pintu Bait Allah di Yerusalem. Namanya berarti : " semoga TUHAN meneguhkan ” dan " kuat ( oleh TUHAN) ”, antara lain 1 Raja - Raja 7:21 dan 2 Tawarikh 3:17

Tiang kembar Yakhin dan Boas berdiri tegak lurus dan tidak ada atap menopang di atas tiang tersebut. Pondasi tiangnya ditemukan di kuil yang dibangun pada abad 13 sebelum Masehi di Hazor.  Cerita ini membenarkan bahwa tiang-tiang seperti itu adalah umum di seluruh Asia Barat. Tidak ada bukti bahwa tiang - tiang itu merupakan penopang untuk lambang-lambang Allah atau tempat-tempat lampu, tiang-tiang itu melambangkan kehadiran Allah, seperti tiang api dan asap pada pengembaraan dipadang gurun (Keluaran 33:9, Ulangan 31:15). Tugu-tugu atau 3 tiang-tiang seperti itu ditemukan sejak Z2 ! man Sumer dan zaman modern.
Nama tiang-tiang itu mengkaitkan dan mengingatkan pada leluhur raja Daud dari pihak ibunya (seorang suku Simeon bernama Yakhin, Bilangan 26:12) dan dalam suatu keluarga imam (1 Tawarikh 24:17) dari pihak bapaknya, Boas), Tapi yang lebih mungkin ialah nama-nama itu mungkin merupakan kata-kata pembukaan dari nubuat, yang memberi kekuatan kepada wangsa raja Daud, misalnya ”TUHAN akan meneguhkan (Yakhin) takhtanya untuk selamanya dan raja akan bergembira mendalami kekuatan.


  • YATIM PIATU : (bahasa Ibrani : yatom, bahasa Yunani : orfanos) :  Mengasuh yatim piatu sudah merupakan keprihatinan orang Israel sejak zaman dahulu kala, demikian juga bangsa-bangsa di sekitar wilayah bangsa Israel. Peraturan Perjanjian (Keluaran 22:22), dan khususnya Peraturan Ulangan sangat prihatin atas kesejahteraan mereka (Ulangan 16:11, 14, Ulangan 24:17), melindungi hak-hak mereka atas warisan, melayakkan mereka mengikuti pesta-pesta besar tahunan dan menjamin mereka beroleh bagian dari persepuluhan hasil bumi (Ulangan 26:12). Dan secara khusus dinyatakan bahwa Allah membela hak mereka (Ulangan 10:18), dan dinyatakan terkutuk bagi orang yang memperkosa hak mereka (Ulangan 27:19,), baca juga Maleakhi 3:5. 

Kendati banyak yatim piatu ditolong oleh sanak saudaranya dan teman-temannya (Ayub 29:12, Ayub 31:17), namun secara umum hukum Musa tentang ihwal yatim piatu gagal dipenuhi. Kegagalan itu dibeberkan dalam tuduhan-tuduhan dan ratapan seperti dilaporkan dalam Kitab Nabi-nabi, Mazmur dan Ayub. 'Padamu', demikian Yehezkiel 22:7, “bicara mengenai Yerusalem, "anak yatim dan janda ditindas'. Dengan gamblang Alkitab menyatakan bahwa keadilan tidak diberlakukan kepada yatim piatu, keadaan mereka sangat menyedihkan, sebab mereka telah disamun dan dibunuh (Ayub 24: 3, 9, Mzm 94:6, Yesaya 1:23, Yesaya 10:2, Yeremia 5:28), lebih gamblang lagi kata-kata pemazmur terhadap orang jahat, "Biarlah anak-anaknya menjadi yatim ...” ( Mazmur 109:9). 

Allah teristimewa prihatin terhadap yatim piatu (Mazmur 10:14, 18, Mazmur 68:6, Mazmur 146:9, Hosea 14:3), bandingkan dengan Yunus 27:10, khususnya ketika tidak ada yang menolong mereka. Baca juga Mazmur 27:10). 

Satu-satunya ayat Perjanjian Baru yang menyinggung dan menyatakan ihwal ini bagian integral dari ibadah yang murni ialah Yakobus 1:27 dengan pernyataannya "mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka.


  • YEDUTUN : Dalam petunjuk musik beberapa mazmur ( Mazmur 39:1, Mazmur 62:1,  Mazmur 77:1 ) disebut nama seorang pemimpin biduan pada zaman Daud ( bandingkan dengan 1 Tawarikh 25:1: 2 , Tawarikh 5:12). 

Seorang Lewi yang diangkat Daud untuk memimpin ibadah musik di Bait Suci bersama Heman dan Asaf (1 Tawarikh 25:1, 3, 6 dan ayat berikutnya). Namanya yang lain, Etan (1 Tawarikh 6:44), adalah namanya sebelum pengangkatannya, nama lain yang sedikit berbeda. Nama itu terdapat dalam judul tiga Mazmur 39, Mazmur 62, dan Mazmur 77. Dalam surat Mazmur arti Yedutun di sana adalah keluarga atau kelompok biduan yang disebut dengan nama Yedutun. Keluarga tersebut tetap melakukan tugasnya sesudah Pembuangan (Nehemia 11:17).



  • YERUSALEM : Sejak zaman raja Daud menjadi ibukota kerajaan Israel. Dalam kitab para nabi  Yerusalem atau Sion merupakan pusat pengharapan untuk Israel dan segala bangsa lain( bandingkan dengan Yesaya 2:1-5 ). Pada zaman Yesus Yerusalem adalah kota pemerintahan gubernur Romawi. Pada tahun 70 Sesudah Masehi kota Yerusalem dimusnahkan oleh tentara Romawi di bawah pimpinan jenderal Titus. 


Kata Yerusalem dalam Alkitab di mulai dari zaman Yosua yang tertulis dalam surat Yosua 15:63. Yerusalem adalah salah satu kota termasyhur di dunia, kota Yerusalem dipandang sebagai kota suci oleh penganut tiga agama monoteis, yaitu agama Yahudi, Kristen dan Islam. Letak wilayah Yerusalem menjulang tinggi di punggung bukit pegunungan Yehuda, kira-kira 50 km dari Laut Tengah dan kira-kira 30 km sebelah barat ujung utara Laut Mati. Kondisi kota itu tidak begitu datar, dan agak tajam menurun ke arah tenggara, di sebelah timur terdapat bukit Zaitun, kecuali dari utara jalan masuk ke kota Yerusalem, yang terhalang dari semua arah oleh tiga jurang yang dalam, yang bertemu di lembah Siloam, dekat mata air Bir Eyub, di sebelah tenggara Yerusalem.



  • YESYURUN : Nama kuno untuk Yakub atau Israel. Artinya: yang benar( Ulangan 32:15, Ulangan 33:5 dan 26 , Yesaya 44:2 ).

  • YOHANES PEMBABTIS : Anak Zakharia dan Elisabet ( Lukas 1 ). Ia melakukan baptisan sebagai tanda pertobatan dan pengampunan dosa ( Lukas 3:3 ). Dialah perintis jalan untuk Yesus " yang akan membaptis dengan Roh Kudus dan dengan api " ( Lukas 3:16 ). Ia kemudian dipenjarakan dan dibunuh dleh Herodes, sebab ia menegor Herodes tentang kelakuannya yang tidak baik ( Lukas 3:19-20, Lukas 9:9, Matius 14:1-12 ). Rupa - rupanya beberapa muridnya merupakan golongan tersendiri yang tersebar ke mana - mana. Dari mereka ada juga yang dibaptis dan menjadi pengikut Kristus ( Kisah Para Rasul 18:25, Kisah Para Rasul 19:3 ). 


  • YUNANI : Sejak zaman Aleksander Agung ( abad ke-4 Sebelum Masehi,  bandingkan dengan Daniel 8:5-8 dan 21 , Daniel 11:3-4 ) kebudayaan dan bahasa Yunani sangat meluas di daerah sekitar Laut Tengah, dalam bahasa itulah Perjanjian Baru ditulis. Terutama orang - orang Yahudi di luar Palestina turut memakai bahasa Yunani ( misalnya Kisah Para Rasul 6:1 ). Dalam Kisah Para Rasul dan surat - surat Paulus istilah " Yunani " sering dipakai searti dengan bukan Yahudi ( misalnya Kisah Para Rasul 21:28 , 1 Korintus 12:13, Galatia 3:28 ). 

Belum ada Komentar untuk "Kamus Alkitab Indonesia Abjad Y"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel